Rabu, 24 Desember 2014

Situs Yoni Sejambu Tuntang

Situs Yoni SeJambu Tuntang
gambar dari atas


   Setelah dari Yoni Situs Jeblosan, Perjalanan Kami Lanjutkan, setelah keluar dari Gang ambil arah Salatiga. Menuju Yoni Situs Selembu Tuntang pedomanya... Setelah SPBU, Dusun Ngreco (dipinggir jalan ada ruko2 penjual anyaman bambu... kemudian ada papan nama (gambar papan nama pondok), di Pertigaan masuk, ada pasar pagi, jalan agak menanjak.  ikuti gang ini,  kira2 500m bila jalan menanjak, ambil kiri ... Setelah jembatan Yoni yang terbelah "teronggok" di sebuah lahan tak terurus....

Yoni Situs Sejambu Tuntang

    Keberadaan Yoni Situs Sejambu ini awalnya ada di bukit di samping yoni ini berada (saat ini). Bukit itu dulunya lahan pertanian warga... kemudian pengembang dijadikan perumahan. Namun dalam prosesnya.... saat penataan lahan ditemukan beberapa batuan candi, batu bata ukuran besar. Juga Yoni yang ditemukan, rusak karena terkena alat penggali "bego". 
  Setelah ditemukan beberapa unsur bangunan kuno inilah.. pembangunan dihentikan.... Menurut sumber (warga yang kebetulan ku temui saat dia mencari rumput), setelah dilaporkan ke dinas pariwisata pembangunan perumahan berhenti, ditambah ternyata lahan ini adalah lahan sengketa. 
Sumber Ngobrol dengan senior Radito 
Lahan itu dulunya bermasalah untuk rebutan antara pihak UKSW n penduduk desa... waktu itu pralambangnya NAMA YUSUF SURYA HIDAYAT.. yusuf mewakili nasrani /uksw.. SURYA mewakili candi/ajaran weda.. Hidayat mewakili islam/ mayoritas penduduk sana... kemunculan candi akibat rebutan lahan... tapi sampai sekarang candi tetaplah candi yang terbengkalai...
     Beberapa Batu Bata yang ditemukan : 



    Saat Beranjak Pulang, Di perlihatkan oleh warga ,batu bata yang sudah dikumpulkan dan didata pihak dinas pariwisata..., namun kata bapak itu sudah lama sekali tidak ada tindak lanjut.
      Batu bata jumbo yang sudah diamankan dirumah warga : 




Bata Berelief... TERAKOTA



     Kalau prasangka saya, masalah2 yang timbul tentunya secara tak kasat mata saya yakin ada pengaruh dari alam lain yang mendiami situs ini. Mestinya sebuah situs dulunya sakral sekali, unsur-unsur alam tentunyaa mengikat disini.  "Terang aja marah lahh... rumah siapa yang dirusak tapi diam aja....", begitu mungkin penunggu situs ini.  ---- 
Close up Yoni Situs Sejambu :



Situs Yoni Sejambu Tuntang
    Letak yang berada dibukit, menjadikan secara umum dulunya bukit itu memang terdapat sebuah bangunan peribadatan Hindu. Selain bukti berupa Yoni, juga terdapat sisa Batu Bata dan sumur kuno di bawah bukit....
   Cukup identik, sebuah bangunan pemujaan yang berada di ketingggian dan dekat dengan sumber mata air.
          Ketika suasana mendung, saya dan mas Pman sepakat untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan utama blusukan kami kali ini. namun sesaat setelah kami melaju pelan... pandangan kami terhenti, terlihat 3 batu umpak di samping rumah seorang warga : 
Umpak di situs Selembu Tuntang
      Kejadian sedikit tak mengenakkan terjadi saat saya ambil gambar umpak ini, saat itu rumah di samping umpak ini pintu tutup semua, jadi saya langsung ambil gambar. tapi ketika selesai dan berjalan ke motor. Ada orang dari dalam yang dengan raut muka marah... "nopo koe mas?!!!, .."ku jawab :" Maaf pak saya ambil gambar batu itu, tapi jika tidak boleh ya saya hapus, sebelumnya saya mohon maaf tadi rumah tutup, saya tidak minta ijin. Langsung saya tunjukkan pula layar kamera kepada bapak itu. Seketika itu raut mukanya berubah, lebih bersahabat, serta malah menceritakan kalo dia memang diserahi tanggungjawab menjaga dan menyimpan ke3 umpak itu serta banyak batu bata di kumpulkan di gudang rumahnya. (Seperti gambar batu bata di kranjang di atas)
   Pengalaman sangat berharga bagi saya... dengan kejadian ini......
----

Save This
Not Only a STONE!!
Yoni terbelah 2, di Yoni yang kedua (terbelah juga)

Salam Pecinta Candi

4 komentar:

  1. petualangannya keren mas, sampe mblusuk di kebonan segala...salut. Salam Pecinta Candi :)

    BalasHapus
  2. seppp... trims apresiasinya..... salam pecinta candi... rahayu....

    BalasHapus
  3. Kami saat ini juga sedang menelusuri situs2 candi dan kami abadikan melalui video, sebagai peninggalan sejarah bagi generasi yang akan datang, dokumen tersebut kami simpan secara digital di link bawah ini :
    https://www.youtube.com/watch?v=TNJwZHqGKj8

    BalasHapus
  4. Juga candi klero yang kami abadikan saat malam hari di link ini :
    https://www.youtube.com/edit?o=U&video_id=K3iY66cRozg&ar=1571842032075

    BalasHapus