Lanjutan dari Penelusuran Yoni di Situs Kemiri Gubug, perjuangan menulis tambah berat karena ingatan saya terfokus pada Yoni tersebut. Sementara hasil blusukan di area Stasiun KA malah terlewat dari ingatan. Untungnya di googlefoto masih tersimpan bahan mentahannya. Sambil Membuat tulisan di blog ini, saya juga mencoba membuat videonya di channel youtube saya, semoga lancar.
Informasi adanya sebuah arca dekat rel di area Stasiun Kedungjati beberapa tahun sebelumnya membuat saya janjian dengan mas Romi untuk meneruskan penelusuran, waktu yang tersisa lumayan panjang sehingga saya memantapkan untuk berlanjut, walaum memang jarak Gubug dan Kedungjati lumayan jauh, sambil menikmati perjalanan melewati alas jati 30 menit kemudian sampailah kami.
![]() |
| Stasiun Kedungjati |
Tapi karena tak ada yang bisa kami temui untuk minta ijin akses masuk stasiun akhirnya kami mencoba menyusuri gang di samping stasiun. Dari Jalan samping rel ini kemudian kami parkir masuk dekat gedung stasiun
Terletak diamping peron Stasiun Kedungjati di tanah lapang berdampingan dengan besi bekas Rel.
Kondisi arca sudah apa adanya tinggal menyisakan bukan bagian inti, sesuai yang terlihat di dokumentasi. Tanpa kepala (apalah artinya tubuh) Arca yang telah hilang dan beberapa kerusakan (penyebabnya entah pelapukan atau dirusak atau rusak tanpa sengaja).
![]() |
| Arca Kedungjati |
Dari detail arca yang masih terlihat, saya secara pribadi cukup bingung. Dari diskusi antara saya dan mas romi, dugaan kami mengerucut antara arca wisnu atau siwa. Tapi itu hanya dugaan, tapi tentu saja kami menerima pencerahan dari para ahli.... terlihat dari ciri-ciri :
Arca dibuat dari batu andesit. Sayang sekali karena bagian kepala tak ada jadi tak bisa mendeskripsikan wajah, bahkan atribut, atau hiasan ikonografis sudah tak nampak. kabur.
Close up alas arca :
![]() |
| arca kedungjati. foto by ssdrmk |
Tak ada sumber referensi mengenai keberadaan arca ini. Stasiun Kedungjati yang didirikan tahun 1897 yang berupa bangunan jati kemudian di pugar tahun 1907 menjadi bangunan bata berplester (Sumber: wikipedia). Dugaan Kami arca ini temuan lepas yang berasal di area dekat Stasiun Kedungjadi (bukan insitu) dipindah saat proses pembangunan jalur kereta api.
![]() |
| arca kedungjati. foto by ssdrmk |
Sebagai penanda, hiasan ataupun hanya dibiarkan begitu saja di stasiun setelah di temukan ( di hancurkan segan), di area alas kedungjati dan sekitar memang banyak tersebar peninggalan masa Hindu-Budha
Versi video di Channel Youtube :
(proses edit)
Waktu sudah terasa cukup bagi kami, akhirnya kami menyudahi blusukan. Maturnuwun mas Romi. Sampai ketemu lagi di cerita penelusuran selanjutnya.
Salam Pecinta Situs dan Watu Candi
#hobikublusukan


.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)